Tuesday, September 18, 2012

BENIH YANG BAIK BAGI IMAN YANG BAIK



Lukas 8:15  Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."

ketika seorang petani akan menanam padi, maka ia akan mulai menyiapkan beberapa langkah penting yang pada masa kedepan akan sangat mempengaruhi kualitas tanaman, dan tentunya akan mempengaruhi harga jual panen nanti.

1.        langkah pertama, sang petani akan mulai mempersiapkan sawahnya, dia mulai mencangkul membersihkan dan mengolah sawah tersebut.

2.        langkah kedua, sang petani akan mulai melihat dan memilih bibit padi yang diperlukan. Ini penting, karena bibit padi yang baik akan menghasilkan hasil yang baik. Sedangkan bibit yang buruk akan menghancurkan semua harapan petani. Oleh karena itu, jangan sampai salah pilih.

3.        Langkah ketiga, dia akan mencari orang-orang yang mengerti cara menanam benih dengan benar, dan bukan orang yang asal-asalan.

4.        Langkah keempat, dia mempersiapkan pupuk tananaman yang diperlukan.

5.        Langkah kelima, dia mulai menabur benih tersebut.

6.        Dari gambaran sederhana tentang petani dan tanamannya, sebenarnya juga menggambarkan keadaan iman kita dihadapan Tuhan.

Iman yang besar dan kuat, tidak diperoleh begitu saja, namun ia harus melalui proses yang benar dan ter uji oleh waktu. Iman tersebut ternyata sangat ditentukan oleh ‘benih’ yang berkualitas, ‘penabur’ yang baik, dan tanah hati yang mau ‘dibentuk’.

Benih berbicara tentang firman Tuhan, dimana hanya firman Tuhanlah yang merupakan satu-satunya benih yang baik dan berkualitas.

Namun benih tersebut tidak akan berguna jika yang menabur adalah orang yang asal-asalan, hamba Tuhan yang asal-asalan dan tidak mau belajar firman Tuhan bahkan tidak memiliki pengalaman bersama dengan Tuhan.

Yang menabur harus seorang hamba Tuhan yang baik, hidup dalam pertobatan, memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan dan sesama. Ini adalah syarat yang harus dimiliki oleh seorang penabur Firman Tuhan… Seorang hamba Tuhan yang tidak baik, tidak akan bisa menaburkan firman Tuhan dengan baik. Harus seorang hamba Tuhan yang penuh pertobatan dan sudah lahir baru, dan penuh dengan Roh allah.

Tanah yang baik adalah hati dan kehidupan orang percaya yang mau dibentuk oleh firman Tuhan. Bukan orang yang hidup dalam dosa dan hidup dalam nafsu kedagingannya.

Ketika benih yang baik itu ditaburkan oleh hamba Tuhan yang baik dan diterima oleh orang percaya yang baik pula, maka akan menghasilkan seseorang dengan kualitas iman yang kuat sesuai dengan firman Tuhan.

Kesimpulannya, iman anda sangat ditentukan oleh anda sendiri, juga apa yang tertabur didalam hati dan kehidupan anda, serta siapa yang sudah menaburkan benih tersebut.

Jadi, hati-hati jika anda salah dalam menentukan benih dan penaburnya, maka kesalahan itu akan menghancurkan masa depan anda. Tetapi jika anda benar dalam memilih benih dan penaburnya, maka anda akan bertumbuh menjadi orang kristen yang dewasa rohani dan kuat didalam iman.

Mazmur 119:30  Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku.

Lukman, S.Miss.