Kis 4:12 Dan
keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di
bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang
olehnya kita dapat diselamatkan."
Apakah keselamatan itu?
Kata Yunani σωτηρία – SOTERIA,
berarti tindakan atau hasil dari pembebasan atau pemeliharaan dari bahaya atau
penyakit, mencakup keselamatan, kesehatan dan kemakmuran.
Dalam kaitannya dengan manusia
berarti “menyelamatkan dari kematian” atau “mempertahankan hidup”.
Pengertian keselamatan dalam PL
dapat dilihat dari kata-kata :
1.
Yasa
: “Kemerdekaan dari larangan-larangan (278x) dan ikatan-ikatan, melepaskan,
menyelamatkan dari kehancuran moral, dan memberikan kemenangan.
2.
Syaloom
: dipakai 68x dengan pengertian damai dan sehat.
3.
Salem : Persembahan syukur bagi kebebasan
sesuai perjuangan.
Jika kita simpulkan, keselamatan
mengandung pengertian sbb. :
- Keselamatan adalah pembebasan dari suatu bahaya atau penderitaan.
- Menyelamatkan mengandung makna kemenangan, kesehatan, atau kelangsungan hidup.
- Yesus menunjukkan pengertian dimana orang yang diselamatkan adalah orang yang akan memasuki kerajaan Allah (Matius 19:24-25).
Kita diselamatkan dari apa?
Kita diselamatkan dari “murka”;
yaitu dari penghakiman Allah terhadap dosa (Roma 5:9;1 Tesalonika 5:9).
Dosa kita telah memisahkan kita
dari Allah, akibat dari dosa adalah kematian (Roma 6:23).
Keselamatan dalam Alkitab
menunjuk pada keadaan dimana kita dibebaskan dari segala akibat yang terjadi
karena perbuatan dosa. Bahkan lebih jauh lagi, Yesus hadir untuk menghapus dosa
kita. (2Pet. 1:5-9)
Siapa yang menyelamatkan?
Allah melalui Yesus Kristus yang
dapat menyingkirkan dosa dan melepaskan kita dari hukuman dosa (2 Timotius 1:9;
Titus 3:5).
Bagaimana Allah menyelamatkan?
- Allah telah menyelamatkan kita melalui Kristus (Yohanes 3:17).
- Melalui kematian Yesus di atas salib dan kebangkitanNya yang menghasilkan keselamatan kita (Roma 5:10; Efesus 1:7).
- Kitab Suci jelas bahwa keselamatan adalah karena anugrah, hadiah yang kita tidak layak dapatkan dari Allah (Efesus 2:5, 8), dan hanya tersedia melalui iman di dalam Yesus Kristus (Kisah 4:12)
Bagaimana kita menerima keselamatan?
- Konsep keselamatan dalam Perjanjian Lama
Keselamatan
dalam Perjanjian Lama ada berdasarkan pemenuhan Hukum Taurat. Selain itu, ada
juga berdasarkan iman dan anugerah Allah.
Yos 1:8
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi
renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai
dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu
akan berhasil dan engkau akan beruntung.
- Konsep keselamatan didalam Perjanjian Baru
Kita
diselamatkan karena iman kepada Yesus Kristus, dan keselamatan merupakan
anugerah Allah, bukan karena perbuatan kita.
Rm 3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan
karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.
Tit 3:5
pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik
yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran
kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,
Jika kita simpulkan :
Kita tidak bisa
diselamatkan melalui :
·
usaha kita sendiri,
·
ritual-ritual,
·
perbuatan baik,
·
upacara persembahan,
·
meditasi
·
cara-cara lainnya.
Kita
diselamatkan melalui iman.
Keselamatan
hanya bisa diterima karena telah diberikan secara cuma-cuma oleh kematian Yesus
di kayu salib. Untuk menerima keselamatan pertama-tama seseorang harus mengakui
keberadaannya yang berdosa terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan penerimaan
karya penebusan Kristus, yang disebut sebagai "pertobatan". Istilah
"pertobatan" memiliki makna lebih dari sekedar menyesali perbuatannya
yang salah. Pertobatan harus disertai dengan perubahan mentalitas.
KONSEP PENEBUSAN
Yang dimaksud disini ialah:
Penebusan dosa. Hal ini menunjukkan kepada kegiatan membeli di pasar, khususnya
di pasar perbudakan.
Doktrin ini di bangun atas tiga
istilah dalam PB. Istilah-istilah tersebut ialah :
- Agorazo, artinya: membeli, membayar, menyerahkan sesuatu sebagai harga pembyaran bagi sesuatu barang lainnya.
a.
Pemakaian biasa – Mat. 13:44, harta yang tersembunyi. Epesus. 1:18, ibrani 12:2.
b.
Pemakaian khusus – Berhubungan dengan
keselamatan manusia, istilah ini berarti pemberian sesuatu harga yang setimpal
dengan dosa kita agar bisa ditebus.
–
wahyu 5:9 Tebusan itu dengan darah Yesus,dibeli
bagi Allah.
–
II Pet. 2:1 Pembayaran termasuk juga bagi
guru-guru palsu yang belum diselamatkan bila mereka bertobat.
–
I Kor. 6:19-20 Hasil yang diharapkan dari
penebusan itu ialah agar kita mempermuliakan Allah dengan tubuh kita.
- Eksagorazo:
Akar katanya
sama dengan istilah pertama, diberi awalan dengan kata eks, untuk lebih
mempertegas dan memberi tekanan kepada arti di atas.
Tambahan kata
depan berarti: dari atau keluar dari. Dengan demikian berarti: dibeli
keluar dari pasar dosa dipindahkan. Gal.3:13 dan Gal.4:5 dipindahkan dari kutuk
taurat.
Jadi arti kata
ini dalam rangka penebusan Kristus adalah: Kematian Yesus bukan saja untuk
membayar dosa manusia, tetapi juga sekaligus memindahkan kita dari pasar dosa,
atau pasar yang bergelimpangan dosa, agar kita diberi jaminan penuh ( Yoh. 10 : 28) dan agar kita tak akan pernah
dikembalikan lagi kedalam belenggu dan hukum dosa ( Gal 4 : 5 ).
- Lutroo:
Arti dasarnya
ialah: membebaskan / melepaskan dari belenggu dosa dan disuruh pergi sebagai
seorang bebas merdeka. Suatu perbuatan yang mantap.
- Pernyataan-pernyataan :
–
Oleh Yesus – Mat. 20
: 28 ; Mark. 10 : 47.
–
Oleh orang lain:
1)
Luk. 1:68-69 tanduk dari keturunan Daud yang
mendatangkan selamat itu. “Tanduk” seringkali digunakan sebagai kiasan bagi
kuasa ( II Sam.22 : 3)
2)
Ibr. 9:12
Penulisannya berbicara tentang pembebasan kekal, bukan seperti yang
dipersembahkan Imam Besar lainnya.
- Sarana Penebusan: Kristus yang mati sebagai pengganti. I Tim. 2 : 6
- Dasarnya adalah Darah Kristus yang tak bercacat Kol. 1:14; I Pet. 1:18.