Saturday, November 29, 2014

Keselamatan didalam Yesus



Kis 4:12  Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Apakah keselamatan itu?

Kata Yunani σωτηρία – SOTERIA, berarti tindakan atau hasil dari pembebasan atau pemeliharaan dari bahaya atau penyakit, mencakup keselamatan, kesehatan dan kemakmuran.

Dalam kaitannya dengan manusia berarti “menyelamatkan dari kematian” atau “mempertahankan hidup”.

Pengertian keselamatan dalam PL dapat dilihat dari kata-kata :

1.        Yasa : “Kemerdekaan dari larangan-larangan (278x) dan ikatan-ikatan, melepaskan, menyelamatkan dari kehancuran moral, dan memberikan kemenangan.
2.        Syaloom : dipakai 68x dengan pengertian damai dan sehat.
3.        Salem : Persembahan syukur bagi kebebasan sesuai perjuangan.

Jika kita simpulkan, keselamatan mengandung pengertian sbb. :

  • Keselamatan adalah pembebasan dari suatu bahaya atau penderitaan.
  • Menyelamatkan mengandung makna kemenangan, kesehatan, atau kelangsungan hidup.
  • Yesus menunjukkan pengertian dimana orang yang diselamatkan adalah orang yang akan memasuki kerajaan Allah (Matius 19:24-25).

Kita diselamatkan dari apa?

Kita diselamatkan dari “murka”; yaitu dari penghakiman Allah terhadap dosa (Roma 5:9;1 Tesalonika 5:9).

Dosa kita telah memisahkan kita dari Allah, akibat dari dosa adalah kematian (Roma 6:23).

Keselamatan dalam Alkitab menunjuk pada keadaan dimana kita dibebaskan dari segala akibat yang terjadi karena perbuatan dosa. Bahkan lebih jauh lagi, Yesus hadir untuk menghapus dosa kita. (2Pet. 1:5-9)

Siapa yang menyelamatkan?

Allah melalui Yesus Kristus yang dapat menyingkirkan dosa dan melepaskan kita dari hukuman dosa (2 Timotius 1:9; Titus 3:5).


Bagaimana Allah menyelamatkan?

  • Allah telah menyelamatkan kita melalui Kristus (Yohanes 3:17).
  • Melalui kematian Yesus di atas salib dan kebangkitanNya yang menghasilkan keselamatan kita (Roma 5:10; Efesus 1:7).
  • Kitab Suci jelas bahwa keselamatan adalah karena anugrah, hadiah yang kita tidak layak dapatkan dari Allah (Efesus 2:5, 8), dan hanya tersedia melalui iman di dalam Yesus Kristus (Kisah 4:12)

Bagaimana kita menerima keselamatan?

  • Konsep keselamatan dalam Perjanjian Lama

Keselamatan dalam Perjanjian Lama ada berdasarkan pemenuhan Hukum Taurat. Selain itu, ada juga berdasarkan iman dan anugerah Allah.

Yos 1:8  Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

  • Konsep keselamatan didalam Perjanjian Baru

Kita diselamatkan karena iman kepada Yesus Kristus, dan keselamatan merupakan anugerah Allah, bukan karena perbuatan kita.

Rm 3:28  Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

Tit 3:5  pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

Jika kita simpulkan :

Kita tidak bisa diselamatkan melalui :

·         usaha kita sendiri,
·         ritual-ritual,
·         perbuatan baik,
·         upacara persembahan,
·         meditasi
·         cara-cara lainnya.

Kita diselamatkan melalui iman.

Keselamatan hanya bisa diterima karena telah diberikan secara cuma-cuma oleh kematian Yesus di kayu salib. Untuk menerima keselamatan pertama-tama seseorang harus mengakui keberadaannya yang berdosa terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan penerimaan karya penebusan Kristus, yang disebut sebagai "pertobatan". Istilah "pertobatan" memiliki makna lebih dari sekedar menyesali perbuatannya yang salah. Pertobatan harus disertai dengan perubahan mentalitas.

KONSEP PENEBUSAN

Yang dimaksud disini ialah: Penebusan dosa. Hal ini menunjukkan kepada kegiatan membeli di pasar, khususnya di pasar perbudakan.

Doktrin ini di bangun atas tiga istilah dalam PB. Istilah-istilah tersebut ialah :

  1. Agorazo, artinya: membeli, membayar, menyerahkan sesuatu sebagai harga pembyaran bagi sesuatu barang lainnya.

a.      Pemakaian biasa – Mat. 13:44, harta yang tersembunyi. Epesus. 1:18, ibrani 12:2.
b.      Pemakaian khusus – Berhubungan dengan keselamatan manusia, istilah ini berarti pemberian sesuatu harga yang setimpal dengan dosa kita agar bisa ditebus.

            wahyu 5:9 Tebusan itu dengan darah Yesus,dibeli bagi Allah.
            II Pet. 2:1 Pembayaran termasuk juga bagi guru-guru palsu yang belum diselamatkan bila mereka bertobat.
            I Kor. 6:19-20 Hasil yang diharapkan dari penebusan itu ialah agar kita mempermuliakan Allah dengan tubuh kita.

  1. Eksagorazo:

Akar katanya sama dengan istilah pertama, diberi awalan dengan kata eks, untuk lebih mempertegas dan memberi tekanan kepada arti di atas.

Tambahan kata depan berarti: dari atau keluar dari. Dengan demikian berarti: dibeli keluar dari pasar dosa dipindahkan. Gal.3:13 dan Gal.4:5 dipindahkan dari kutuk taurat.

Jadi arti kata ini dalam rangka penebusan Kristus adalah: Kematian Yesus bukan saja untuk membayar dosa manusia, tetapi juga sekaligus memindahkan kita dari pasar dosa, atau pasar yang bergelimpangan dosa, agar kita diberi jaminan penuh ( Yoh. 10 : 28) dan agar kita tak akan pernah dikembalikan lagi kedalam belenggu dan hukum dosa ( Gal 4 : 5 ).

  1. Lutroo:

Arti dasarnya ialah: membebaskan / melepaskan dari belenggu dosa dan disuruh pergi sebagai seorang bebas merdeka. Suatu perbuatan yang mantap.

    1. Pernyataan-pernyataan :

        Oleh Yesus – Mat. 20 : 28 ; Mark. 10 : 47.
        Oleh orang lain:

1)                 Luk. 1:68-69 tanduk dari keturunan Daud yang mendatangkan selamat itu. “Tanduk” seringkali digunakan sebagai kiasan bagi kuasa ( II Sam.22 : 3)
2)                 Ibr. 9:12 Penulisannya berbicara tentang pembebasan kekal, bukan seperti yang dipersembahkan Imam Besar lainnya.

    1. Sarana Penebusan: Kristus yang mati sebagai pengganti. I Tim. 2 : 6

    1. Dasarnya adalah Darah Kristus yang tak bercacat Kol. 1:14; I Pet. 1:18.

No comments:

Post a Comment