Matius 12:20 Buluh yang patah terkulai tidak akan
diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai
Ia menjadikan hukum itu menang.
- Buluh yang patah terkulai
-
buluh
yang disebut tersebut adalah sejenis tanaman seperti bambu, tebu manis, yang
dalam kehidupan sehari-hari dipergunakan untuk mengukur.
Dalam kitab Wahyu 11:1 Kemudian diberikanlah kepadaku
sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang
berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang
beribadah di dalamnya.
-
buluh
juga dipergunakan untuk menunjukkan
lambang pemerintahan, dan kewibawaan seorang raja.
Matius 27:29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas
kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian
mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam,
hai Raja orang Yahudi!"
Israel
digambarkan sebagai umat Tuhan, seperti buluh yang sudah patah
Artinya, perjanjian dan hukum Allah
sudah tidak sempurna didalam kehidupan mereka, ketika Allah ingin mengukur iman
mereka maka sepertinya Tuhan berkata “aku tidak mendapati iman” (Lukas 18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera
membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia
mendapati iman di bumi?")
Berbicara tentang ukuran firman
Tuhan memberikan pengertian kepada kita, bahwa masing-masing kita memiliki
ukuran sesuai pandangan Tuhan..
Roma 12:3 Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku
berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal
yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu
berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu
masing-masing.
inilah keadaan dimasa sekarang bahwa
orang percaya sedang ditampi, diukur, ditimbang, diuji, supaya diperoleh umat
Tuhan yang dimurnikan.
Daniel 12:10 Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi
orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu
akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.
- Sumbu yang pudar nyalanya
-
kehabisan
minyak artinya mulai kehilangan :
1. Kasih
2 Tim.3: 1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa
yang sukar. 2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi
hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi
pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima
kasih, tidak mempedulikan agama, 3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai,
suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang
baik, 4 suka mengkhianat, tidak berpikir
panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
5 Secara lahiriah mereka menjalankan
ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah
mereka itu!
2. Roh Kudus
Yesaya 63:10 Tetapi mereka memberontak dan mendukakan Roh Kudus-Nya; maka
Ia berubah menjadi musuh mereka, dan Ia sendiri berperang melawan mereka.
Ciri orang yang kehilangan Roh kudus
;
Yudas 1:19 Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh
keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.
3. Iman
Galatia 2:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup,
melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang
di dalam daging, adalah hidup oleh iman
dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Ibrani 10:38 Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila
ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya."
-
Pupus
dan tak memiliki pengharapan
Tuhan Yesus rindu memulihkan perjanjian dan hukum Allah
ditengah gereja-Nya. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan
sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum
itu menang. Dia mau gereja mengalami kemenangan, dan menjadi berkat bagi dunia
ini.