wahyu 3: 1-6 Jemaat Sardis
PENDAHULUAN
YESUS diperkenalkan sebagai Tuhan yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu.
Menggambarkan pemimpin yang penuh Roh dan menjadi Teladan
Jemaat sardis digambarkan sebagai jemaat yang dikatakan hidup, padahal mati...
Latar belakang
Terletak kira-kira 80 km ke arah Barat Kota Smirna. Kondisi kota yang kaya dan sibuk.
mengapa sardis dikatakan terlihat hidup padahal sebenarnya mati?
kata mati disini diambil dari bahasa yunani ‘nekros’ yang memiliki pengertian kemunduran, tidak aktif, kekeringan.
Jadi kondisi yang terjadi adalah, pelayanan disardis mengalami kemunduran, yang dinilai baik secara fisik dan rohani. Sehingga dituliskan kondisi jemaat yang hampir mati artinya sangat menurun sekali. nasehat yang diberikan adalah Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati...
apa yang membuat kondisi tersebut terjadi?
• Kepemimpinan yang ada jika dibandingkan dengan pernyataan pembuka yaitu YESUS diperkenalkan sebagai Tuhan yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu. dimana yang disampaikan Menggambarkan pemimpin yang penuh Roh (karismatik) dan menjadi Teladan.
Artinya, pemimpin rohani yang tidak karismatik dan tidak menjadi teladan membuat jemaat disardis mengalami kemunduran, tidak aktif dan kekeringan.
Tuhan sangat mencela kepemimpinan yang ada, Dia berharap harus ada perubahan dalam kepemimpinan.
sebagai perbandingan bisa kita lihat didalam PL Dimana Tuhan sangat marah terhadap kepemimpinan yang demikian.
Yeremia 23:1 dan Yehezkiel 34 : 1- 16
• Jemaat yang tidak puas terhadap para pemimpinnya, mengalami kekeringan rohani yang membuat mereka malas untuk melayani atau tidak aktif. dan akhirnya kondisi yang terjadi membuat jemaat tercerai berai.
Pesan dan Nasehat
• Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati
• Turutilah Firman Tuhn dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.
Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.
Yoh 6:35 Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
Saturday, July 24, 2010
Monday, April 5, 2010
JANGAN MELUPAKAN TUHAN...
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,
maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
matius 6:33
Pada masa yang sulit sekarang, dimana kondisi semakin berat, banyak orang mulai menghadapi kesulitan. Tentu banyak orang melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk menghadapi situasi tersebut. Ada yang ber alih profesi dalam berkarir, ada yang mencari peluang usaha yang dianggap mampu untuk mengatasi kesulitan2 tersebut.
Orang berpikir, dengan kemampuan dan kekuatannya akan mampu menghadapi kesulitan tersebut. Namun pada kenyataannya, kekuatan diri sendiri tidak seberapa. Memiliki modal yang besar, memiliki kepandaian yang hebat, ataupun memiliki skill yang handal memang bisa menunjang untuk menghadapi kondisi yang terjadi.
Akan tetapi, itu semua tidak akan ada artinya jika kita melupakan Tuhan. Mengapa? YEREMIA 13 : 24,25 - Aku akan menghamburkan mereka seperti sekam yang diterbangkan angin padang gurun. Itulah nasibmu, bagianmu yang telah Kuukur untukmu, demikianlah firman TUHAN, karena engkau melupakan Aku, dan mempercayai dusta.
Tuhan adalah sumber berkat dan perlindungan ditengah kesulitan yang ada, dan kita adalah orang-orang yang menerima berkat tersebut. Jadi sepandai apapun kita, sebesar apapun modal kita, sehebat apapun skill kita, tanpa Tuhan semuanya akan sia2.
Nasehat firman Tuhan mengajak kepada kita, carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya… artinya mengutamakan Tuhan lebih dari kemampuan dan kekuatan kita akan memaksimalkan hasil dan berkat yang akan kita raih. Mencari artinya, ada usaha yang kita lakukan untuk menemukan sesuatu, yaitu berusaha menemukan kehendak Tuhan dalam hidup kita.
Janjinya, apabila kita mencari dan mendahulukan kerajaan Allah serta kebenaran-Nya, semua yang kita perlukan akan dicukupkan bahkan akan ditambah-tambah sampai melimpah dan kita akan tetap kuat didalam kesulitan yang terjadi saat ini.
maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
matius 6:33
Pada masa yang sulit sekarang, dimana kondisi semakin berat, banyak orang mulai menghadapi kesulitan. Tentu banyak orang melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk menghadapi situasi tersebut. Ada yang ber alih profesi dalam berkarir, ada yang mencari peluang usaha yang dianggap mampu untuk mengatasi kesulitan2 tersebut.
Orang berpikir, dengan kemampuan dan kekuatannya akan mampu menghadapi kesulitan tersebut. Namun pada kenyataannya, kekuatan diri sendiri tidak seberapa. Memiliki modal yang besar, memiliki kepandaian yang hebat, ataupun memiliki skill yang handal memang bisa menunjang untuk menghadapi kondisi yang terjadi.
Akan tetapi, itu semua tidak akan ada artinya jika kita melupakan Tuhan. Mengapa? YEREMIA 13 : 24,25 - Aku akan menghamburkan mereka seperti sekam yang diterbangkan angin padang gurun. Itulah nasibmu, bagianmu yang telah Kuukur untukmu, demikianlah firman TUHAN, karena engkau melupakan Aku, dan mempercayai dusta.
Tuhan adalah sumber berkat dan perlindungan ditengah kesulitan yang ada, dan kita adalah orang-orang yang menerima berkat tersebut. Jadi sepandai apapun kita, sebesar apapun modal kita, sehebat apapun skill kita, tanpa Tuhan semuanya akan sia2.
Nasehat firman Tuhan mengajak kepada kita, carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya… artinya mengutamakan Tuhan lebih dari kemampuan dan kekuatan kita akan memaksimalkan hasil dan berkat yang akan kita raih. Mencari artinya, ada usaha yang kita lakukan untuk menemukan sesuatu, yaitu berusaha menemukan kehendak Tuhan dalam hidup kita.
Janjinya, apabila kita mencari dan mendahulukan kerajaan Allah serta kebenaran-Nya, semua yang kita perlukan akan dicukupkan bahkan akan ditambah-tambah sampai melimpah dan kita akan tetap kuat didalam kesulitan yang terjadi saat ini.
Monday, March 22, 2010
TUHAN... Tidak ada yang menolongku
Yoh.5:1-9
1. Bethesda berarti Rumah Belas Kasihan
2. Banyak orang sakit yg menunggu terjadinya mujizat
3. Ada seseorang yg sudah 38 tahun terbaring sakit dan tidak mengalami mujizat, orang sakit itu diberi gelar The impotent man (ayat 7) dalam bahasa Yunani disebut ‘adunatos’ yang bermaksud tiada kekuatan (powerless), tidak mampu bergerak dan berada dalam keadaan yang mustahil untuk melakukan sesuatu .
4. Apa yang dialaminya? Selain tidak memiliki kesempatan untuk meraih mujizat, ternyata tidak ada yg memperdulikannya… tetapi Yesus mau perduli
5. Seringkali ditengah kesulitan kita, kita selalu mencari siapa yg bisa menolong kita. Namun seringkali kita kecewa, mengapa? Karena tdk ada yg mau perduli dengan kita. (mzm 121:1-3)
6. Kita perlu sadari, sekalipun tidak ada yg perduli dg kita, tetapi Yesus perduli dg kita. (why.3:20)
Yesus mengerti benar kondisi hidup kita hari ini. Kalau hidup kita mengalami kejadian yg sama dengan orang lumpuh di kolam Bethesda, mungkin karena beratnya persoalan, membuat ;
• kita merasa jenuh,
• kita merasa diri tidak berguna,
• kita merasa hidup tidak bermakna,
• kita merasa hidup tak berpengharapan…
Yesus mengerti…
Yesus mengerti kelemahan dan keterbatasan hidup kita…
Yesus tahu benar rasa kesepian yang mungkin seringkali kita alami,
Yesus tahu benar kegagalan dan keputus-asaan kita dalam hidup,
Yesus tahu benar setiap persoalan dan tantangan yang harus kita hadapi,
Yesus tau benar luka-luka hati dan rasa sakitnya dikecewakan karena dikhianati,
Yesus tahu.. Yesus mengerti… karena itu ijinkan Dia melontarkan pertanyaan yang sama pada kita hari ini, “Maukah engkau sembuh?”
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
1. Bethesda berarti Rumah Belas Kasihan
2. Banyak orang sakit yg menunggu terjadinya mujizat
3. Ada seseorang yg sudah 38 tahun terbaring sakit dan tidak mengalami mujizat, orang sakit itu diberi gelar The impotent man (ayat 7) dalam bahasa Yunani disebut ‘adunatos’ yang bermaksud tiada kekuatan (powerless), tidak mampu bergerak dan berada dalam keadaan yang mustahil untuk melakukan sesuatu .
4. Apa yang dialaminya? Selain tidak memiliki kesempatan untuk meraih mujizat, ternyata tidak ada yg memperdulikannya… tetapi Yesus mau perduli
5. Seringkali ditengah kesulitan kita, kita selalu mencari siapa yg bisa menolong kita. Namun seringkali kita kecewa, mengapa? Karena tdk ada yg mau perduli dengan kita. (mzm 121:1-3)
6. Kita perlu sadari, sekalipun tidak ada yg perduli dg kita, tetapi Yesus perduli dg kita. (why.3:20)
Yesus mengerti benar kondisi hidup kita hari ini. Kalau hidup kita mengalami kejadian yg sama dengan orang lumpuh di kolam Bethesda, mungkin karena beratnya persoalan, membuat ;
• kita merasa jenuh,
• kita merasa diri tidak berguna,
• kita merasa hidup tidak bermakna,
• kita merasa hidup tak berpengharapan…
Yesus mengerti…
Yesus mengerti kelemahan dan keterbatasan hidup kita…
Yesus tahu benar rasa kesepian yang mungkin seringkali kita alami,
Yesus tahu benar kegagalan dan keputus-asaan kita dalam hidup,
Yesus tahu benar setiap persoalan dan tantangan yang harus kita hadapi,
Yesus tau benar luka-luka hati dan rasa sakitnya dikecewakan karena dikhianati,
Yesus tahu.. Yesus mengerti… karena itu ijinkan Dia melontarkan pertanyaan yang sama pada kita hari ini, “Maukah engkau sembuh?”
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Sunday, March 21, 2010
ABBA LOVE 1
Sejak dunia dijadikan, Bapa surgawi merindukan sebuah ciptaan yang indah dan sempurna adanya. Selalu Dia katakan, “…baik adanya” artinya, apa yang Dia ciptakan adalah sesuatu yang istimewa.
Tiada keburukan ataupun cacat cela didalamnya, Dan betapa bahagianya hati Bapa tatkala melihat seluruh keindahan ciptaan-Nya.
Pohon, air, matahari, hewan, manusia, dan segala yang sudah dijadikan-Nya, begitu menawan dan begitu sempurna adanya.
Alkitab dengan jelas menyatakan keharmonisan yang terjalin antara Bapa dengan segala yang dijadikan-Nya… Hingga pada suatu waktu, si ular merusak keharmonisan hubungan antara Bapa dengan ciptaan-Nya. Sesuatu yang buruk telah terjadi…
Manusia melanggar apa yang sudah Bapa firmankan, dalam kejadian pasal 3 diceritakan perjalanan manusia yang jatuh dalam jerat dosa. Mereka memakan buah yang sudah dilarang Bapa untuk dimakan. Dan selanjutnya, sesuatu yang baik dan indah menjadi rusak karena pelanggaran tersebut.
Sungguh suatu peristiwa yang sangat menyakitkan hati, ketika manusia harus berpisah dengan sang Bapa Surgawi. Suatu kisah yang menyedihkan tatkala manusia harus meninggalkan taman surgawi yang Bapa sediakan.
Tiada keburukan ataupun cacat cela didalamnya, Dan betapa bahagianya hati Bapa tatkala melihat seluruh keindahan ciptaan-Nya.
Pohon, air, matahari, hewan, manusia, dan segala yang sudah dijadikan-Nya, begitu menawan dan begitu sempurna adanya.
Alkitab dengan jelas menyatakan keharmonisan yang terjalin antara Bapa dengan segala yang dijadikan-Nya… Hingga pada suatu waktu, si ular merusak keharmonisan hubungan antara Bapa dengan ciptaan-Nya. Sesuatu yang buruk telah terjadi…
Manusia melanggar apa yang sudah Bapa firmankan, dalam kejadian pasal 3 diceritakan perjalanan manusia yang jatuh dalam jerat dosa. Mereka memakan buah yang sudah dilarang Bapa untuk dimakan. Dan selanjutnya, sesuatu yang baik dan indah menjadi rusak karena pelanggaran tersebut.
Sungguh suatu peristiwa yang sangat menyakitkan hati, ketika manusia harus berpisah dengan sang Bapa Surgawi. Suatu kisah yang menyedihkan tatkala manusia harus meninggalkan taman surgawi yang Bapa sediakan.
Friday, February 26, 2010
Waspada terhadap ajaran sesat
Loekman, S.Miss.
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Amsal 4:23
Waspada menurut kamus bahasa indonesia memiliki arti berhati-hati dan berjaga-jaga
ajaran sesat berkembang mengikuti perkembangan jaman. Pada umumnya jaman dibagi menjadi 3 golongan, yaitu : pre-modern, modern, dan post-modern.
Pra-modern : masa kehidupan manusia yang masih sederhana, ciri keyakinan yang bersifat polytheisme dan masih kental dengan tahayul ataupun mistik.
Modern : masa kehidupan manusia yang sudah berkembang, ditandai dengan munculnya industri, dan berbagai penemuan dalam bidang ilmiah. Tokoh-tokoh yang terkenal pada jaman ini ; Isaac Newton, Charles Darwin. Perubahan pola pikir manusia yang lebih maju di banding masa pra-modern.
Post-modern : masa kehidupan manusia yang semakin maju, dan ditandai dengan munculnya tekhnologi canggih yang berbasis chip seperti komputer, laptop, handphone, internet dll. Kehidupan manusia cenderung mengandalkan kemampuan berpikir dan berpusat pada diri sendiri. Lahirnya post modern yaitu Juli 1972 di St. Louis.
Pengajaran sesat di era post-modern menyusup dan menyerang gereja melalui konsep-konsep berikut ;
1. Konsep perubahan, yang sering disebut dengan istilah ‘dekonstruksionisme’ dimana melalui faham tersebut manusia diajak untuk melihat dan memandang segala sesuatu dengan nilai logika.
Faham ini mempengaruhi manusia untuk beralih dari keyakinan yang berdasarkan ‘iman’ kepada keyakinan yang berdasar pada ‘logika’.
2. Timotius 4:3,4 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
Akibatnya akan terjadi :
- Pemberontakan iman
- Ketidak puasan terhadap pengajaran firman Tuhan
- Tidak menyukai kemapanan gereja
- Meninggalkan iman
2. Konsep tidak adanya kebenaran yang mutlak atau sering disebut dengan istilah ‘relativisme’.
Melalui faham ini, manusia dilemahkan iman dan keyakinannya.
2 Petrus 2:1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
Akibatnya akan terjadi ;
- Pola pikir dimana kebenaran tidak hanya ada di satu keyakinan saja.
- Iman menjadi lemah
- Kebingungan rohani
- Mencari jalan pintas
3. Konsep semua keyakinan sama baiknya, atau sering disebut ‘pluralisme’, yaitu suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama.
Melalui faham ini, manusia dipengaruhi supaya tidak memiliki pendirian iman.
Kolose 2:8 Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.
akibatnya terjadi :
- Sinkritisme (pencampuran dari beberapa keyakinan)
- Berganti-ganti keyakinan.
- Tidak adanya pendirian iman.
Bagaimana sikap kita?
Kolose 2:7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Amsal 4:23
Waspada menurut kamus bahasa indonesia memiliki arti berhati-hati dan berjaga-jaga
ajaran sesat berkembang mengikuti perkembangan jaman. Pada umumnya jaman dibagi menjadi 3 golongan, yaitu : pre-modern, modern, dan post-modern.
Pra-modern : masa kehidupan manusia yang masih sederhana, ciri keyakinan yang bersifat polytheisme dan masih kental dengan tahayul ataupun mistik.
Modern : masa kehidupan manusia yang sudah berkembang, ditandai dengan munculnya industri, dan berbagai penemuan dalam bidang ilmiah. Tokoh-tokoh yang terkenal pada jaman ini ; Isaac Newton, Charles Darwin. Perubahan pola pikir manusia yang lebih maju di banding masa pra-modern.
Post-modern : masa kehidupan manusia yang semakin maju, dan ditandai dengan munculnya tekhnologi canggih yang berbasis chip seperti komputer, laptop, handphone, internet dll. Kehidupan manusia cenderung mengandalkan kemampuan berpikir dan berpusat pada diri sendiri. Lahirnya post modern yaitu Juli 1972 di St. Louis.
Pengajaran sesat di era post-modern menyusup dan menyerang gereja melalui konsep-konsep berikut ;
1. Konsep perubahan, yang sering disebut dengan istilah ‘dekonstruksionisme’ dimana melalui faham tersebut manusia diajak untuk melihat dan memandang segala sesuatu dengan nilai logika.
Faham ini mempengaruhi manusia untuk beralih dari keyakinan yang berdasarkan ‘iman’ kepada keyakinan yang berdasar pada ‘logika’.
2. Timotius 4:3,4 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
Akibatnya akan terjadi :
- Pemberontakan iman
- Ketidak puasan terhadap pengajaran firman Tuhan
- Tidak menyukai kemapanan gereja
- Meninggalkan iman
2. Konsep tidak adanya kebenaran yang mutlak atau sering disebut dengan istilah ‘relativisme’.
Melalui faham ini, manusia dilemahkan iman dan keyakinannya.
2 Petrus 2:1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
Akibatnya akan terjadi ;
- Pola pikir dimana kebenaran tidak hanya ada di satu keyakinan saja.
- Iman menjadi lemah
- Kebingungan rohani
- Mencari jalan pintas
3. Konsep semua keyakinan sama baiknya, atau sering disebut ‘pluralisme’, yaitu suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama.
Melalui faham ini, manusia dipengaruhi supaya tidak memiliki pendirian iman.
Kolose 2:8 Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.
akibatnya terjadi :
- Sinkritisme (pencampuran dari beberapa keyakinan)
- Berganti-ganti keyakinan.
- Tidak adanya pendirian iman.
Bagaimana sikap kita?
Kolose 2:7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.
Subscribe to:
Posts (Atom)